Suhu didalam perut bumi kurang lebih 3,3 km (2 mil) di bawah permukaan bumi, dapat memanaskan air melebihi titik didihnya. Jika memungkinkan untuk menggali sedalam 48 km ke bawah permukaan bumi, maka suhu yang akan tercatat kurang lebih 1505 C. Suhu ini cukup tinggi untuk melelhkan batuan manapun di bumi ini. Para ilmuwan berpendapat bahwa suhu pada inti bumi dapat mencapai 5.538 C.
Ketika batuan meleleh, maka mereka akan memuai dan membutuhkan ruangan yang lebih besar. Jika tekanan dari pemuaian itu lebih kuat dari lapisan batuan diatasnya, maka lelehan batuan akan merangsek keluar melalui celah-celah atau retakan perut bumi menuju kepermukaan bumi dalam bentuk erupsi (letusan), dan ini biasanya terjadi di kawah-kawah gunung merapi yang masih aktif. Ketika sebuah gunung api meletus, maka ia akan mengeluarkan cairan-cairan panas yang mengandung gas yang disebut lava, atau partikel-partikel padat yang tam[ak seperti bara dan abu.
Bagaimana gunung berapi terbentuk?
Gunung berapi terbentuk ketika magma dari dalam selimut atas bumi berjalan ke permukaan. Di permukaan itu meletus untuk membentuk aliran lava dan deposit abu. Seiring waktu sebagai gunung berapi terus meletus itu akan membesar dan lebih besar lagi.
Apa saja tahapan yang berbeda dari gunung berapi?
Para ilmuwan telah dikategorikan gunung berapi menjadi tiga kategori utama: aktif, tidak aktif, dan mati. Sebuah gunung berapi aktif adalah salah satu yang baru-baru ini telah meletus dan ada kemungkinan bahwa mungkin meletus segera. Sebuah gunung berapi tidak aktif adalah salah satu yang belum meletus dalam waktu yang lama, tetapi ada kemungkinan itu bisa meletus di masa yang akan datang. Gunung api mati adalah sebuah gunung berapi adalah gunung berapi yang telah meletus ribuan tahun yang lalu dan tidak ada kemungkinan letusan.
Mengapa gunung berapi meletus?
kerak bumi terdiri dari lempeng besar yang disebut piring, yang cocok sama seperti jigsaw atau puzzle. piring ini kadang-kadang bergerak. gesekan menyebabkan gempa bumi dan letusan gunung berapi di dekat tepi lempeng. Teori yang menjelaskan proses ini disebut teori lempeng tektonik.
Labels: Bumi